Perawatan Diabetes Secara Alami

Perawatan Diabetes - Kita seringkali mengacuhkan kondisi kesehatan yang mulai menurun. Tak jarang pula kita membiasakan gaya hidup tidak sehat yang menyenangkan. 

Bagaimana tidak, gaya hidup tidak sehat hampir tak memiliki pantangan makanan atau minuman yang boleh dikonsumsi. Berbeda dengan gaya hidup sehat yang terbiasa mengkonsumsi sumber bahan alami yang diproses secara sehat pula. 

Perawatan Diabetes


Belakangan inipun mulai banyak penyakit diabetes mellitus yang menyerang kaum urban dan memerlukan perawatan

Penyakit diabetes mellitus atau biasa disingkat DM sebenarnya adalah penyakit degeneratif yang tergolong kronis. Artinya penyakit ini bisa menurun dari orangtua yang menderita diabetes pula dalam silsilah keluarga. 

Dikatakan kronis karena penyakit satu ini dapat menyebabkan atau memicu penyakit lainnya. Sehingga sangat banyak rasanya kita mendengar penderita diabetes yang mengalami penyakit kronis sebab tak menjalani perawatan diabetes.

Indonesia menempati posisi keempat dengan jumlah penderita diabetes terbanyak di dunia. Diabetes memang tak memandang usia, bisa saja mereka yang berusia muda mengidap penyakit diabetes. 

Hal tersebut tidak bisa terlepas dari gaya hidup serta pola makan yang diterapkan dalam keluarga. Kebiasaan mengkonsumsi makanan tinggi kandungan gula sangat tak disarankan dalam perawatan diabetes. Pasalnya langkah tersebut dapat membuat kadar gula darah meningkat secara drastis.

Perlu diketahui, diabetes disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh untuk memproduksi hormon insulin. Hormon insuliin sendiri berfungsi mengontrol kadar gula darah dengan menyerap gula dalam kadar yang sesuai.

Sisa dari gula yang terdapat di dalam tubuh akan dibuang melalui sistem ekskresi atau pembuangan. Dengan begini, tidak ada tumpukan kadar gula yang tinggi dalam perawatan diabetes. Mungkin pada sebagian orang kelenjar pankreas mampu memenuhi kebutuhan insulin.

Tetapi, ada pula orang yang tidak memiki insulin dalam jumlah cukup dan mengakibatkan mereka menderita diabetes. Dalam dunia medis, penyakit diabetes mellitus sendiri dikenal dalam 2 tipe atau macam. 

Perawatan diabetes pada kedua tipe inipun bisa dibilang cukup berbeda antara satu dengan yang lainnya. Diabetes tipe 1 sendiri adalah kondisi dimana kelenjar pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin dalam jumlah yang cukup dibutuhkan.

Sedangkan diabetes tipe 2 adalah tubuh yang mengalami resistensi terhadap hormon insulin. Kebanyakan orang Indonesia menderita diabetes tipe 2 yang diakibatkan oleh gaya hidup tidak sehat. 

Perawatan  diabetes sendiri biasanya menekankan pada suntik insulin ataupun resep obat yang tepat. Meskipun demikian, penderita diabetes sudah seharusnya mampu mengontrol kadar gula darah tetap normal atau tak meningkat secara drastis dan tiba-tiba.

Setidaknya, ada gejala-gejala yang paling mudah dikenali pada penderita diabetes. Mengetahui gejala-gejala tersebut berarti Anda bisa melakukan perawatan diabetes sedini mungkin. 

Dimana seorang penderita diabetes biasanya sering merasa haus, sering mengkonsumsi makanan atau mudah merasa lapar padahal baru saja makan. Tak hanya itu, umumnya penderita diabetes akan mengeluhkan fungsi penglihatan yang sering terganggu atau mengabur.

Di samping beberapa gejala di atas, ada pula gejala yang perlu diwaspadai dalam perawatan diabetes. Yakni fluktuasi berat badan yang makin meningkat atau sering disebut dengan obesitas. 

Selain itu, adapula penderita diabetes yang sangat mudah mengalami kelelahan hingga keseringan untuk buang air kecil. Saat buang air kecilpun, air seni yang dikeluarkan diketahui mengandung kadar gula yang cukup tinggi. Sehingga masyarakat awam sering menyebut penyakit ini dengan istilah kencing manis.

Sebenarnya para penderita diabetes bisa melakukan beberapa perawatan diabetes yang benar. 

Cara ini diketahui mampu mengontrol kadar gula darah tetap normal, seperti.

1. Hindari makanan cepat saji

Makanan cepat saji adalah menu makanan yang wajib dan harus dihindari oleh para penderita diabetes. Pasalnya kadar kolesterol serta kadar gula darah di dalam makanan cepat saji diketahui sangatlah tinggi. 

Hal tersebut tentunya bisa memicu seseorang mengalami komplikasi sekaligus diabetes yang kambuh. Adapun cemilan seperti kue, cake, ataupun cookies sedapat mungkin dibatasi konsumsinya, kecuali jika terjamin tidak mengandung gula yang tinggi.

2. Konsumsi makanan sehat

Seperti yang kita ketahui, penderita diabetes haruslah memperhatikan makanan yang dikonsumsi. Sebisa mungkin mereka mengurangi asupan glukosa yang masuk ke dalam tubuh. Oleh karena itu, banyak dokter yang menganjurkan mereka banyak mengkonsumsi sayur-sayuran serta buah-buahan. 

Mengolah bahan makanan tersebut harusnya pula tidak terlalu lama agar tak mengurangi nilai gizi serta mengubahnya menjadi zat berbahaya. Perawata diabetes ini bisa pula dilengkapi dengan memperbanyak konsumsi bijian-bijian, seperti biji rami ataupun biji kacang kedelai.

3. Olahraga yang teratur

Banyak orang menyalahartikan kondisi kesehatan penderita dengan ketidakmampuan mereka berolahraga. Padahal untuk tetap menjaga kesehatan prima, olahraga ringan sekalipun cukup membantu. 

Olahraga ringan dan bersifat aerobik bisa dilakukan minimal 3 kali dalam seminggu. Contohnya saja berjalan, bersepeda hingga berenang yang dapat dilakukan dalam durasi 15 hingga 30 menit dalam setiap sesi.

Ada pula dokter yang beranggapan bahwa olahraga angkat beban baik untuk penderita diabetes. Perawatan diabetes dengan olahraga ini diyakini mampu meningkatkan massa otot penderita diabetes itu sendiri. 

Massa otot yang meningkat diketahui mampu memicu kadar sensitivitas dari insulin di tubuh. Kondisi tersebut tentunya membuat tubuh mampu memproduksi insulin dalam jumlah cukup untuk memecah glukosa yang tersimpan dan menjadi lemak.

Selain beberapa cara di atas, Anda bisa pula mengontrol kadar gula darah tetap normal dengan produk herbal. Salah satunya adalah Tahitian Noni yang diproduksi oleh perusahaan kesehatan Morinda. Minuman bioaktif sebagai perawatan untuk diabetes ini telah mendapatkan sertifikat keamanan dan uji klinis dari berbagai lembaga kesehatan. 

Bahkan produksinya pun ditangani dan diawasi langsung oleh ahli dan ilmuwan yang melakukan riset terhadap manfaat buah mengkudu.

Buah mengkudu atau noni yang digunakan tentunya bukan sembarang jenis, karena hanya jenis khusus. Jenis ini sendiri hanya dapat ditemukan di pulau Tahiti dan dikembangkan dengan cara paling aman. 

Sehingga tidak ada sedikitpun produk kimiawi yang mengontaminasi dan mungkin menjadi racun bagi tubuh di kemudian hari sebagai perawatan untuk diabetes. Tak hanya kandungan buah noni tentunya, Anda pun bisa merasakan khasiat buah zaitun, anggur, blueberry, serta cornelian cherry di dalamnya

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama