Manfaat Kepiting Bagi Ibu Hamil

 Manfaat kepiting bagi ibu hamil - Apakah Anda termasuk wanita yang senang dengan seafood kepiting namun sedang dalam kondisi hamil? Anda tak boleh makan sembarang seafood pada waktu hamil, beberapa makanan yang tidak direkomendasikan untuk Anda pada waktu sedang hamil contohnya mackerel, ikan hiu serta ikan todak. 

Manfaat kepiting bagi ibu hamil


Namun, Anda tetap boleh konsumsi kepiting, tetapi tidak sembarang kepiting, Anda harus menghindari memasak kepiting yang tempat hidup atau habitatnya penuh dengan pencemaran logam berat. Apalagi, beberapa lautan di Indonesia sudah menjadi tempat untuk pembuangan limbah industri, bisa jadi kepiting yang habitatnya di sekitar laut tersebut dapat memakan logam berat tersebut dan tentu saja Anda jangan sampai memakan kepiting ini, sebab bisa berbahaya bagi kehamilan Anda.

Ini sebenarnya merupakan sebuah kabar gembira jika ibu hamil boleh mengkonsumsi kepiting asalkan tidak mengambil kepiting dengan habitat yang banyak mengandung logam berat atau dengan kata lain laut yang tercemar limbah pabrik. 

Bahkan ibu hamil yang menjelang kehamilan untuk tri semester pertama pun juga boleh makan kepiting. Seorang ibu bisa mengkonsumsi kepiting untuk umur kehamilan antara 0 hingga 1 bulan, bahkan dengan konsumsi kepiting, dapat memberikan manfaat tersendiri juga untuk sang janin.

Sekilas tentang konsumsi daging kepiting dengan kehamilan

Memakan daging kepiting mulai dari kehamilan dini seminggu 1 hingga 2 x bisa menjadikan otak bayi lebih pintar dibandingkan ibu hamil yang tak memakan daging kepiting. 

Itu karena daging kepiting memiliki kandungan kadar protein tinggi, yakni 18 gr per 100 gr daging. Juga kaya kalsium, yaitu 89 g per 100 gram daging kepiting. Selain itu, daging kepiting pun rendah kolesterol dan lemak, apabila Anda mencoba untuk membandingkan kepiting dengan jenis seafood lainnya. 

Daging kepiting pun mengandung eicosapentaenoicacid atau EPA serta DHA atau Docosahexanoic acid. DHA sendiri merupakan komponen asam lemak dari omega 3 yang vital untuk proses pembentukan membran sel otak dari janin sebanyak 0.3 gr. 

Oleh karena itu, bagi ibu yang sedang dalam proses kehamilan, jika memang sedang mengidam kepiting, jangan takut untuk mengkonsumsinya, namun ingatlah yang sudah dijelaskan sebelumnya. Karena, dengan konsumsi kepiting, maka calon bayi akan semakin berkembang otaknya, dan nanti akan menjadi bayi yang pintar ketika dilahirkan.

Inti dari apakah daging kepiting aman untuk dikonsumsi atau tidak. Yaitu bukan karena kandungan dari daging kepiting itu sendiri secara alami, melainkan karena kandungan luar yang masuk ke tubuh kepiting tersebut, bisa karena dimakan oleh kepiting tersebut contohnya. 

Selain zat besi seperti yang sudah dijelaskan di atas, ternyata masih ada lagi beberapa kandungan yang berbahaya yang bisa masuk dalam tubuh kepiting dan akan berbahaya bagi ibu hamil jika dikonsumsi. Kandungan tersebut termasuk ke dalam kategori kontaminan, dan contohnya yaitu dioksin dan merkuri. 

Biasanya, kadar merkuri yang cukup tinggi bukanlah pada kepiting melainkan pada jenis seafood lain yakni ikan pemasang atau ikan besar lainnya, seperti ikan hiu dan king mackerel, tuna serta marlin. Sebenarnya jika ingin benar-benar aman, maka disarankan untuk tidak konsumsi seafood dengan contoh-contoh seperti itu, karena kita memang lebih baik mencegah dibandingkan mengobati. 

Pajanan dari logam berat jika termakan oleh ibu hamil maka bisa mengakibatkan terjadinya keterbelakangan mental serta gangguan perkembangan anak Anda yang akan dilahirkan. Sekian informasi tentang kepiting dan manfaatnya bagi ibu hamil, semoga berkenan

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama