Gangguan Kehamilan yang Perlu di Waspadai

 Gangguan kehamilan seringkali menyertai proses kehamilan. Bahkan separuh dari semua wanita hamil pernah mengalami gangguan kehamilan. Gangguan kehamilanpun bermacam-macam mulai dari yang tak berbahaya hingga yang berbahaya dan mengancam keselamatan bayi dalam kandungan. Untuk itu 

Gangguan Kehamilan yang Perlu di Waspadai

Selama masa kehamilan terjadi perubahan fisik, psikologis maupun hormonal dalam tubuh seorang wanita. Itulah mengapa banyak gangguan terjadi selama masa kehamilan seperti rasa mual, muntah, pusing, lemah dll. Gangguan kehamilan banyak terjadi pada awal masa kehamilan, yakni pada trimester pertama dari proses kehamilan. Hal ini karena tubuh ibu mengalami penyesuaian terhadap perubahan-perubahan yang terjadi.

Umumnya gangguan kehamilan ini bukanlah gangguan parah yang dapat mengganggu bahkan mengancam keselamatan sang jabang bayi. Namun pada beberapa kasus gangguan kehamilan juga terjadi dalam intensitas yang tinggi sehingga berbahaya dan perlu di waspadai. Gangguan kehamilan bagaimanakah yang perlu di waspadai? 

9 Gangguan kehamilan yang perlu diwaspadai


1. Mual dan muntah parah

Gangguan kehamilan yag perlu diwaspadai pertama adalah mual dan muntah. Mual dan muntah parah bisa menyebabkan hiperemedis gravidarum. Hiperemesis Gravidarum merupakan muntah kronis yang terjadi selama kehamilan yang bisa menyebabkan dehidrasi dan sangat berbahaya bagi keselamatan ibu dan janin. Hiperemedis gravidarum menyebabkan seseorang harus ditangani secara intensif di rumah sakit.

2. Nyeri perut yang tak tertahan

Nyeri perut tak tertahan bisa jadi merupakan pertanda adanya masalah dengan kehamilan seperti gangguan pencernaan, keracunan makanan maupun pre-eklamsia. Pre-eklamsia merupakan keracunan pada kehamilan yang menyebabkan bayi tidak mendapatkan cukup oksigen dan nutrisi untuk perkembangannya.

3. Tangan dan kaki bengkak

Tangan dan kaki bengkak merupakan salah satu gangguan kehamilan yang juga perlu untuk diwaspadai. Tangan dan kaki bengkak bisa menjadi salah satu gejala adanya pre-eklamsia.

4. Pendarahan vagina

Gangguan kehamilan yang perlu diwaspadai berikutnya adalah pendarahan pada vagina. Jika terjadi pendarahan pada vagina bisa jadi ada permasalahan pada kehamilan Anda seperti kehamilan ektopik, pendarahan, kelahiran premature atau keguguran.

5. Keluar air ketuban

Gangguan kehamilan yang perlu diwaspadai selanjutnya adalah keluarnya air ketuban dari vagina. Keluarnya air ketuban dari vagina bisa menjadi salah satu pertanda adanya gangguan serius pada kehamilan Anda. Segera periksakan pada ahli kesehatan jika keluar air ketuban dari vagina terlebih jika air ketuban berwarna kuning kental maupun kehijauan. Keluarnya air ketuban dari vagina bisa menyebabkan bayi terkena infeksi.

6. Bayi tak bergerak

Bayi tak bergerak atau tidak menunjukkan pergerakan sama sekali juga merupakan gangguan kehamilan yang perlu diwaspadai. Umunya bayi akan semakin menunjukkan pergerakan secara signifikan setelah berusia 21 minggu. Namun jika bayi tak menunjukkan pergerakan atau geraknya melambat selama 24 jam perlu segera Anda periksakan secara medis karena bisa jadi bayi Anda sedang mengalami kesulitan.

7. Demam tinggi

Demam tinggi yang terjadi pada usia berapapun selama masa kehamilan perlu diwaspadai dan perlu mendapatkan penanganan medis lebih lanjut karena bisa jadi demam yang terjadi merupakan pertanda adanya infeksi yang berbahaya bagi keselamatan sang jabang bayi.

8. Sakit kepala parah

Sakit kepala parah terutama jika disertai dengan berbagai kondisi berbahaya seperti gangguan penglihatan, pandangan kabur, sesak napas dll perlu diwaspadai karena bisa jadi ini merupakan pertanda adanya pre-eklamsia.

9. Dehidrasi

Dehidrasi juga merupakan salah satu gangguan kehamilan yang perlu diwaspadai. Dehindrasi bisa menyebabkan berbagai masalah yang serius selama kehamilan seperti kelahiran prematur maupun keguguran.

Itulah 9 gangguan kehamilan yang perlu Anda waspadai. Untuk itu gangguan kehamilan tak bisa dianggap sepele. Jika Anda mengalami gangguan kehamilan segeralah atasi agar tak berlanjut menjadi gangguan kehamilan yang berbahaya seperti di atas.

Mengatasi gangguan kehamilan dengan terapi

Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi gangguan kehamilan adalah dengan terapi. Terapi yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi gangguan kehamilan adalah Terapi Gelombang Otak Fit Pregnancy. Terapi Gelombang Otak Fit Pregnancy merupakan sebuah terapi yang dirancang khusus oleh para ahli untuk membantu mengatasi berbagai gangguan kehamilan seperti: Muntah, Lemas, Mudah Sakit, Kurang Nafsu Makan, Kepala Pusing, Susah Tidur, Rasa Nyeri, dan gangguan kehamilan lainnya.

Terapi Gelombang Otak Fit Pregnancy bekerja dengan memberikan stimulus gelombang otak untuk mengatasi berbagai gangguan kehamilan dengan cara menyeimbangkan hormon serta meningkatkan immunitas pada tubuh wanita yang sedang hamil. Terapi Gelombang Otak Fit Pregnancy terbukti efektif dalam mengatasi berbagai gangguan kehamilan. Selain itu Terapi Gelombang Otak Fit Pregnancy juga tidak memiliki efek samping apapun sehingga aman untuk digunakan.

Terapi Gelombang Otak Fit Pregnancy juga sangat mudah dan praktis digunakan karena Terapi Gelombang Otak Fit Pregnancy berbentuk CD musik terapi sehingga bisa Anda gunakan kapan saja dan dimana saja. Informasi lebih lanjut berkaitan dengan terapi untuk mengatasi gangguan kehamilan bisa Anda klik di sini: Fit Pregnancy - Mengatasi Gangguan Kehamilan, Muntah, & Lemas

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama